Wednesday, August 19, 2015

Harga yang Harus Dibayar : Kesalahan Rekrutmen

Harga yang Harus Dibayar untuk Kesalahan Rekrutmen
Setiap orang yang hidup di dunia ini tentu saja pernah melakukan kesalahan, lalu apakah kesalahan itu hanya berbahaya atau benar-benar merusak, yaa keputusan yang salah akan berbahaya dan berdampak besar di masa yang akan datang. Lalu apa yang akan terjadi jika pengambilan keputusan yang salah terjadi dalam proses perekrutan? Yaa tentu saja sangat berbahaya, bukan hanya tidak adil bagi calon karyawan tapi ada dampak jangka panjang yang lebih luas. Perekrutann yang salah tidak hanya merusak reputasi atau nama baik orang yang melakukan rekrutmen, tidak hanya merusak  reputasi orang yang direkrut, namun kesalahn dalam pengambilan keputusan dalam situasi perekrutan karyawan juga akan merugikan perusahaan.
Karyawan yang buruk tentu saja akan merusak bisnis atau perusahaan setidaknya pada tiga hal mendasar :
1.       Rugi Waktu
Melakukan proses perekrutan karyawan hingga dia mampu bekerja sesuai dengan standar perusahaan tentu membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Waktu yang dibuang tentu tidak sepadan jika dibandingkan dengan performa karyawan yang bersangkutan jika kesalahan perekrutan karyawan terjadi. Jika dengan terpaksa karena performa karyawan yang tidak sesuai dengan tuntutan perusahaan, karyawan tersebut tentu harus diputuskan hubungan kerjanya dengan perusahaan. Pemutusan karyawan memang mudah untuk dilakukan, namun untuk menctak karyawan yang kompeten tentu membutuhkan waktu lagi dan harus memulai proses dari awal. Beberapa survei membuktikan bahwa perusahaan membutuhkan waktu enam bulan untuk mencapai breakevent point dari proses perekrutan yang dilakukan.
2.       Rugi Biaya
Biaya psikotes, biaya tes kesehatan, biaya training, dan tentu saja biaya gaji yang telah dibayarkan tentu tidak sesuai dengan pemasukan bagi perusahaan jika pengambilan keputusan dalam rekrutmen salah. Terlebih jika jumlah itu dikalikan dengan resiko jumlah bulan yang harus ditanggung selama karyawan yang bersangkutan sedang bekerja.
3.       Performa perusahaan rendah

Kesalahan pegambilan keputusan dalam rekrutmen tidak hanya merusak proyek secara sempit. Performa buruk dalam diri karyawan yang disebabkan karena kesalahan dalam perekrutan karyawan tentu juga akan berdampak pada karyawan lain atau bahkan departemen atau divisi lain yang ada dalam perusahaan. Ini seperti halnya Anda membawa sebuah bangkai ke kantor, bangkai ini akan tercium di awal kemudian menyebabkan penyakit yang tak kunjung dapat disembuhkan sebelum bangkai itu hilang. 

No comments:

Post a Comment