Pengambilan data yang dilakukan dalam
proses promosi karyawan yang dilaksanakan dengan metode assessment center dapat dilakukan dengan berbagai versi. Berbagai macam versi metode assessment center ini tentu juga harus disesuaikan engan tujuan dilakukannya assessment center. Assessment center merupakan bentuk tes situasional yang digunakan untuk
mengobservasi perilaku individu secara spesifik pada karyawan yang berkaitan
dengan situasi kerja (Thornton, 1992). Assessment center yang dilakukan olehsebuah perusahaan dapat dilakukan dengan cara berikut :
1.
Psikotest
Serangkaian
tes yang dilaksanakan untuk mengukur potensi yang dimiliki dan potensi yang
mungkin untuk dikembangkan oleh kandidat. Menggunakan alat ukur psikologis yang valid dan telah terstandar.
2.
Leaderless
group discussion (LGD)
Simulasi
yang dilakukan dengan menghadapkan para kandidat pada permasalahan yang terkait
dengan proses manajemen yang mengharuskan para kandidat untuk melakukan
perencanaan, pengelolaan, pengambilan keputusan dalam kelompok berdasarkan
inisiatifnya sendiri, kemudian masing-masing kelompok kecil diminta untuk
menyampaikan pendapatnya dalam kelompok yang lebih besar.
3.
Problem
analysis (PA)
Kegiatan
simulasi yang memberikan kesempatan kepada kandidat untuk berperan pada jabatan
tertentu yang mengharuskan dirinya untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi
dalam pekerjaan
4.
Role
play
Proses
simulasi untuk memberikan umpan balik terhadap sub ordinatnya, terkait dengan
sistem manajemen kinerja yang dilakukan oleh perusahaan.
Empat
kegiatan di atas digunakan tidak hanya mengukur potensi dan kompetensi calon
manajer saja, akan tetapi juga digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan
pengembangan yang dapat dilakukan untuk calon manajer.
Kompetensi yang diukur dalam proses
assessment center sebagai persyaratan yang harus dipenuhi oleh seorang manajer
tercantum dalam tabel berikut :
Tabel
Bobot Penilain Kompetensi Level Manager
|
Kompetensi
|
Prosentase
|
|
Soft Competency
Core competency
Functional competency
Leadership competency
|
40
30
30
|
|
Hard Competency
Technical
Organizational
|
30
30
|
Penilaian terhadap hard competency dilakukan oeh
masing-masing leader dari setiap
bidang atau departemen, sedangkan pengukuran soft competency dilakukan dengan melaksanakan assessment center.
No comments:
Post a Comment