Wednesday, February 24, 2016

Bos (Atasan) Kunci Utama Loyalitas Karyawan

Tahukah Anda alasan seorang karyawan tidak menunjukkan loyalitasnya? Sangat mencengangkan ketika hasil survei dari 1670 orang karyawan di perusahaan BUMN dan lebih dari lima ribu karyawan swasta tidak loyal terhadap pekerjaan karena sikap atasan mereka. Loyalitas yang tinggi tidak selalu ditunjukkan dengan ketiadaan untuk meninggalkan pekerjaan. Namun, sikap yang acuh terhadap tanggung jawab dan kinerja yang menurun juga merupakan pertanda bahwa seorang karyawan kurang loyal terhadap karir atau pekerjaannya.

Lalu apa kunci utama nya agar loyalitas sub ordinate bisa meningkat?
  1. Hubungan personal
Hubungan personal penting untuk menciptakan hubungan emosional yang sehat dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Hubungan emosional ini tidak hanya bisa dijalin secara langsung saja, akan tetapi media sosial saat ini bisa memberikan dukungan yang positif dalam menciptakan hubungan personal yang sehat antara atasan dengan sub ordinatenya. Sebagai seorang atasan yang ingin menciptakan hubungan yang sehat dengan sub ordinatnya harus memiliki keterbukaan yang tinggi. Biasakanlah mengajak bicara sub ordinate dengan cara memulainya dalam topik pembicaraan yang ringan, misalnya mengenai keluarga, hobi. Yang perlu dihindari dalam obrolan ringan adalah membicarakan karyawan yang lain.
2.      Apresiasi

Perhatikanlah rekan Anda atau sub ordinate Anda. Tak selamanya mereka memiliki kesalahan, pasti lebih banyak sikap-sikap positif yang ia tunjukkan untuk mendukung peerjaan Anda. Akuilah dan ekspresikanlah secara spontan. Sikap positif yang terus diakui maka akan terus diulang. Hal itu merupakan prinsip utama untuk menciptakan kebiasaan postif dalam bekerja. Imbalan tak harus selalu berwujud uang atau materi, penghargaan yang Anda berikan pun tak kalah pentingnya dengan gaji yang dibayarkan perusahaan. Berprinsiplah bahwa Anda sedang berusaha bersama-sama untuk memperluas kesempatan peruntungan karir di tempat yang sama. Ekspresi apresiasi yang dingkapkan secara spontan juga akan menambah hubungan emosional yang positif untuk menciptakan loyalitas karyawan

  1. Kemauan Mendengar
Coba ingatlah, pernahkah Anda menerima keluhan dari pelanggan atau dari atasan Anda? Tentu Anda akan bersikap positif dalam menerima keluh kesah mereka. Tunjukkanlah sikap postif yang sama saat Anda meghadapi keluhan rekan kerja atau sub ordinate Anda. Mendengar memang butuh keterampilan, dan kemauan mendengar adalah kunci utama agar keterampilan Anda dalam mendengar menjadi terus terlatih. Ingat bahwa keluhan yang mereka sampaikan akan membuat Anda menjadi lebih baik dalam bersikap sebagai seorang bos atau atasan. Selain itu, dari keluhan yang mereka sampaikan Anda akan lebih mudah untuk mengetahui masalah yang ada dalam organisasi atau perusahaan secara tepat. Jika memang Anda butuh bertanya, bertanyalah dengan pertanyaan ringan tanpa membombardir dengan seagreg tanda tanya yang harus dijawab dengan segera.


Strategi simpel di atas jika diterapkan maka akan menghadirkan situasi emosi yang positif dalam dunia karir Anda. Situasi postif inilah yang akan meningkatkan loyalitas, engagement, dan juga meningkatkan 3P (produktivitas, passion, dan profit). Dampaknya memang tak langsung nampak bagi perusahaan. Profit bagi Anda sendiri juga menjadikan Anda merasa lebih nyaman saat bekerja.