Saturday, March 7, 2015

Assessment Center : Pelaksanaan dalam Promosi Karyawan

Pengambilan data yang dilakukan dalam proses promosi karyawan yang dilaksanakan dengan metode assessment center dapat dilakukan dengan berbagai versi. Berbagai  macam versi metode assessment center ini tentu juga harus disesuaikan engan tujuan dilakukannya assessment center. Assessment center merupakan bentuk tes situasional yang digunakan untuk mengobservasi perilaku individu secara spesifik pada karyawan yang berkaitan dengan situasi kerja (Thornton, 1992). Assessment center yang dilakukan olehsebuah perusahaan dapat dilakukan dengan cara berikut  :
1.    Psikotest
Serangkaian tes yang dilaksanakan untuk mengukur potensi yang dimiliki dan potensi yang mungkin untuk dikembangkan oleh kandidat. Menggunakan alat ukur psikologis yang valid dan telah terstandar.
2.    Leaderless group discussion (LGD)
Simulasi yang dilakukan dengan menghadapkan para kandidat pada permasalahan yang terkait dengan proses manajemen yang mengharuskan para kandidat untuk melakukan perencanaan, pengelolaan, pengambilan keputusan dalam kelompok berdasarkan inisiatifnya sendiri, kemudian masing-masing kelompok kecil diminta untuk menyampaikan pendapatnya dalam kelompok yang lebih besar.
3.    Problem analysis (PA)
Kegiatan simulasi yang memberikan kesempatan kepada kandidat untuk berperan pada jabatan tertentu yang mengharuskan dirinya untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi dalam pekerjaan
4.    Role play
Proses simulasi untuk memberikan umpan balik terhadap sub ordinatnya, terkait dengan sistem manajemen kinerja yang dilakukan oleh perusahaan.
Empat kegiatan di atas digunakan tidak hanya mengukur potensi dan kompetensi calon manajer saja, akan tetapi juga digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan yang dapat dilakukan untuk calon manajer.
Kompetensi yang diukur dalam proses assessment center sebagai persyaratan yang harus dipenuhi oleh seorang manajer tercantum dalam tabel berikut :


Tabel Bobot Penilain Kompetensi Level Manager
Kompetensi
Prosentase
Soft Competency
Core competency
Functional competency
Leadership competency

40
30
30
Hard Competency
Technical
Organizational



30
30


Image result for logo assessment center


Penilaian terhadap hard competency dilakukan oeh masing-masing leader dari setiap bidang atau departemen, sedangkan pengukuran soft competency dilakukan dengan melaksanakan assessment center.

Sunday, March 1, 2015

ASSESSMENT CENTER : Assessor Internal atau Eksternal

Setiap proses asesmen center dalam berbagai ranah tentu melibatkan assessor. Beberapa praktisi atau bahkan perusahaan sebagai pengambil keputusan untuk memilih assessor seringkali kesulitan untuk memilih assessor dalam assessmen center, menggunakan assessor dari dalam perusahaan (internal) atau dari luar perusahaan (eksternal). Tentu assessor internal dan eksternal ini memiliki karakter yang berbeda-beda dengan masing-masing kelebihan dan keterbatasannya.
Beberapa perusahaan yang telah lama menggunakan asesmen center sebagai metode assessmen menyarankan untuk menggunakan assessor internal untuk mengukur kompetensi teknis dan assessor eksternal untuk mengukur kompetensi behavioral.
Assessor internal seringkali bias selama proses asesmen center berlangsung. Beberapa pengalaman yang proses asessmen center yang telah dilaksanakan dengan melibatkan assessor internal dan asesmen yang mereka lakukan didasarkan pada pngalaman-pengalaman yang terjadi di luar poses asesmen dibandingkan mempertimbangkan proses asesmen center yang sedang berlangsung. Hal ini sulit untuk dihindari, meskipun assessor sudah mengikuti peatihan asesmen center berulang kali, bahkan setelah ia mngikuti pelatihan assessor yang ersertifikasi. Meski tidak dapat digeneralisasikan kepada seluruh assessor internal, namun berbagai pengalaman menunjukkan bias yang terjadi. Pelatihan assessor memang membuat assessor internal menjadi lebih terampil dalam melakukan proses assessmen center. Namun pelatihan asesmen center kurang bisa mengurangi bias yang ada dalam diri assessor internal.

Mengapa pertimbangan atas assessor internal dan eksternal ini perlu untuk dilakukan dalam sebah proses assessmen center? Hal ini tentu menyangkut tujuan akhir dari dilakukannya asesmen center, yaitu proses pengambilan keputusan berdasarkan asesmen yang telah dilakukan.
Sumber : Kesimpulan hasil diskusi praktisi Assessment Center