Setiap organisasi bisnis memiliki tujuan untuk memberikan
penghargaan dan “return” yang terbaik bagi pemegang saham, jajaran
manajemennya, dan kepada pegawai. Kepada
para pegawai, perusahaan perlu memelihara kesejahteraan SDM yang berkontribusi
profesional dan berkompetensi tinggi yang menjadi asset dan sumber keunggulan
perusahaan dalam memasuki era globalisasi. Diskusi mengenai sumber daya manusia yang ada di perusahaan dan
berbagai solusi yang dilakukan tentunya bertujuan untuk mencapai sasarn kinerja
perusahaan karyawan sebagai sumber daya manusia, perlu diupayakan
agar selalu memiliki komitmen dan motivasi yang tinggi dalam menunjukkan
kinerjanya di perusahaan. Di sisi lain, sistem penilaian kinerja harus pula
mampu memberikan jaminan “Return on Investment” yang baik kepada pemegang
saham. Untuk itu diperlukan sistem penilaian kinerja pegawai yang terintegrasi
dengan sasaran dan rencana kerja tahunan perusahaan.
Sasaran kinerja perusahaan tentunya tidak akan tercapai tanpa adanya
perencanaan, pengontrolan, dan evaluasi terhadap proses kinerja yang dilkaukan
oleh karyawan. Konsep Sistem Manajemen
Kinerja Berbasis Kompetensi (Competency Based Performance) merupakan
bagian integral yang tak terpisahkan dari Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia
Berbasis Kompetensi (MSDM-BK) atau Competency
Based Human Resource Management (CB-HRM). Sistem manajemen kinerja berbasis
kompetensi ini secara tegas dapat lebih mengintegrasikan kebutuhan untuk
menilai kinerja dan menghargai para pegawai yang berkemampuan di atas
rata-rata, mereka yang banyak berkontribusi dan termasuk para “knowledge workers” (spesialist)
dan sekaligus menjamin arah tercapainya indicator bisnis utama, yaitu “Key
Performance Indicator” (KPI) perusahaan.
“State the art” dari sistem manajemen kinerja ini
disarankan untuk dikembangkan di perusahaan yang ingin memperbaiki sistem
manajemen kinerja pegawai dan perusahaan sekaligus terpadu dengan pengukuran
pencapaian kinerja perusahaan KPI. Sehubungan dengan hal tersebut, jajaran
manajemen serta praktisi SDM dan bagian perencanaan/pengembangan perusahaan dan
unit bisnis perlu mengenal konsep dan langkah-langkah pengembangan Sistem
Manajemen Kinerja Berbasis Kompetensi ini.
Pemahamanan terhadap sistem manajemen kinerja (performance management
system) tentunya akan membantu para calon parktisis dan praktisi sumber daya
manusia untuk melaksanakan sistem manajemen kinerja di perusahaan. Oleh karena
itu perlu dilakukan proses pengembangan bagi calon praktisi dan praktisi
manajemen sumber daya manusia untuk mentransfer pengetahuan dan keterampilan
yang sesuai bagi calon praktisi dan praktisis sumber daya manusia. Untuk mendukung proses tersebut
diperlukan pula adanya yang berkelanjutan bagi para staf yang mempunyai kaitan
dengan fungsi-fungsi tersebut. Maka workshop mengenai
performance management system perlu untuk dilaksanakan.
No comments:
Post a Comment