Organisasi atau
perusahaan tentu membutuhkan pelatihan untuk mengembangkan perusahaan tersebut.
Pelatihan dapat dilakukan untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, atau
kompetensi karyawan dalam perusahaan atau anggota dalam organisasi. Agar tujuan
sebuah pelatihan dapat tercapai secara optimal maka sebelum pelatihan
dilaksanakan perlu dilakukan analisis kebutuhan pelatihan. Cara melakukan analisis
kebutuhan dapat dilakukan dengan cara-cara beikut :
. ORGANIZATIONAL ANALYSIS
□ Indeks Efektivitas Organisasi
• Biaya tenaga kerja → meliputi upah yang dibayarkan kepada karyawan,
penghargaan yang berupa insentif atau biaya-biaya tunjangan yang harus
dikeluarkan perusahaan untuk memberikan fasilitas dan kesejahteraan bagi
karyawan
• Efisiensi produksi → meliputi
sebrapa banyak produk yang dapat dihasilkan perusahaan dalam jangka waktu
tertentu yang dibandingkan dengan target produksi yang ditetapkan perusahaan
• Kualitas produk → Kualitas produk dapat dinilai dari respon yang
diberikan oleh konsumen terhadap produk yang dihasilkan. Kualitas produk juga
dapat dinilai dari uji kelayakan produk yang dilakukan oleh lembaga-lembaga
kepuasan konsumen atau bisa dilakukan dengan survei terhadap kepuasan
pelanggan.
• Pemeliharaan → pemeliharaan yang dimaksud adalah pemeliharaan terhadap
mesin atau alat yang digunakan untuk produksi. Termasuk bagaimana proses atau
sistem yang digunakan untuk menjaga kepuasan karyawan
• Sistem jaminan kecelakaan kerja → meliputi pemberian
jaminan dari resiko dalam pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan
• Intensitas kehadiran → dapat diukur prosentase
karyawan yang masuk kerja, berapa banyak waktu yang dihgunakan karyawan sebagai
jam lembur
□ Perencanaan
Suksesi Personalia
• meliputi proses perekrutan karyawan, pengembangan,
penggajian hingga pemutusan hubungan kerja dengan karyawan
□
Analisis Iklim Organisasi
·
Meliputi data yang berkaitan dengan perasaan,
opini, kepercayaan dan sikap karyawan.
·
Timbulnya perasaan nyaman atau tidak nyaman pada
karyawan
□
Budaya Organisasi
• dapat dilihat dari visi, misi, dan artifak yang ada
di perusahaan, termasuk seragam yang digunakan oleh karyawan dana bagaimana
aturan-aturan yang ada dalam perusahaan dilakukan. Kedisiplinan karyawan juga
menunjukkan bagaimana budaya dalam organisasi tersebut
2. OCCUPATIONAL ANALYSIS
q Job Description
Organisasi
ini sudah memiliki job description
secara jelas, apakah sudah terealisasi dalam perusahaan secara tepat, bagaimana pemahaman
karyawan terhadap
job description yang diberikan perusahaan
q Job Spesification
Apakah perusahaan memiliki job spesifikasi tugas antara satu bidang
dengan bidang yang lain. Spesifikasi karyawan yang dibutuhkan untuk pekerjaan
atau tugas-tugas tertentu dalam perusahaan.
q Standar Kinerja
Standar
kinerja dalam organisasi yang
digunakan sebagai acuan dalam penilaian kinerja karyawan
q Pelaksanaan Tugas
Meliputi bagaimana para karyawan yang ada dalam perushaan menyelesaikan
tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Prosedur yang digunakan karyawan juga
dapat menunjukkan pelaksanaan tugas dalam perusahaan.
3. PERSON ANALYSIS
q Karakter SDM
Karakter
sumber daya yang ditempatkan dalam bidang-bidang apakah sudah tepat, dan didasarkan pada kompetensi yang dimiliki oleh masing-masing karyawan
q Tanggung Jawab terhadap Organisasi
Tanggung
jawab masing-masing karyawan terhadap
pencapaian kinerja perusahaan
q Sikap terhadap Pekerjaan
Sikapnya tehadap tugas yang diberikan perusahaan dapat dilihat dari
ketepatan waktu dalam penyelesaian pekerjaan.
q Sikap Decision Maker
Sikap
pimpinan dalam perusahaan dan tipe
kepemimpinan tentu juga mempengaruhi bagaiamana sebuah perusahaan dapat
mencapai tujuan kinerja perusahaan yang ditetapkan
Anda bisa
menggunakan cara analisis kebutuhan pelatihan yang sederhana ini dalam
perusahaan atau organisasi agar tujuan pelatihan yang dilakukan dapat tercapai
secara optimal. Selamat mencoba, semoga sukses
No comments:
Post a Comment