Monday, August 20, 2018

WAWANCARA (1)

Proses wawancara kerja selalu diwarnai oleh orang orang yang lolos maupun yang gagal dalam melalui proses. Ada kandidat yang sudah sadar sesaat setelah wawancara berlangsung bahwa dia gagal dalam proses wawancara karena kesulitan menjelaskan kepada pewawancara. Ada pula kandidat yang merasa sangat terampil dalam menjawab, mampu tampil dengan santai dan percaya diri akan tetapi belum juga lolos dalam proses wawancara kerja. Lalu apa sebenarnya yang harus dilakukan dalam proses wawancara kerja?
Perlu kita pahami bahwa tujuan wawancara adalah untuk menggali informasi yang berkaitan dengan diri kita. Pewawancara perlu mengungkap kemampuan, pendidikan, pengalaman, dan kualitas personal yang kita miliki yang dianggap dapat menunjang pelaksanaan tugas.
Ada banyak hal yang diperhatikan oleh pewawancara saat wawancara sedang berlangsung. Penampilan tentu menjadi kesan pertama yang diperhatikan oleh pewawancara. Maka tampil rapi, profesional, dan percaya diri sangat penting. Selain itu, ketika kita menyatakan pendapat maka kemampuan verbal saat kita berbicara tentu juga menjadi penilaian penting. Interaksi dengan pewawancara yang berwujud dalam komunikasi non verbal (gesture) pun juga akan diamati dan dicatat oleh pewawancara.
Cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk memudahkan saat menyampaikan informasi kepada pewawancara adalah membuat catatan tentang diri Anda. Curriculum vitae atau daftar riwayat hidup yang kita buat akan sangat membantu diri kita saat diwawancarai. Catatan terebut akan semakin memudahkan jika kita membuat catatan berdasarkan situasi, tugas, aksi, dan hasil dari kegiatan yang pernah kita lakukan.




Misalnya
Pengalaman menjadi koordinator penerimaan mahasiswa baru di universitas
Situasi
Saat megkoordinasikan kegiatan banyak persiapan yang harus dilakukan termasuk sebelum acara berlangsung. Saat itu saatnya ujian semester akhir juga sehingga pikiran tercampur aduk antara kegiatan persiapan penerimaan mahasiswa baru atau pemikirkan ujian. Seringkali ada konflik saat musyawarah persiapan
Tugas
Koordinator harus bertanggung jawab terhadap keseluruhan proses penerimaan mahasiswa baru. Harus bisa mengkoordinasikan banyak orang yang bersal dari berbagi fakultas
Aksi
Mengatur waktu untuk belajar dan persiapan kegiatan. Menerapkan here and now supaya bisa tetap fokus dalam belajar maupun dalam mempersiapkan kegiatan. Mendelegasikan pengkoordinasian untuk kepanitiaan kepada masing-masing divisi dan mengajak koordinasi ketua divisi supaya rapat persiapan dapat berjalan lebih cepat.
Hasil
Nilai ujian memang tidak terlalu bagus namun kegiatan yang dipersiapkan bisa berjalan dengan lancar.
Catatan tersebut akan sangat membantu tentunya. Kita akan mengingat kegiatan yang pernah kita lakukan sebelum memasuki ruang wawancara. Hal ini akan membuat kita bisa menanggapi pewawancara secara cepat saat wawancara sedang berlngsung. Selain itu persiapan yang baik juga akan mengurangi kecemasan kita. Ingat! Catatan itu untuk kita yaa bukan untuk dituliskan pada curriculum vitae yang digunakan untuk melamar pekerjaan atau mendaftar beasiswa.

No comments:

Post a Comment