Tuesday, December 1, 2015

KECERDASAN SPASIAL


Kecerdasan spasial dalam teori Gardner, multiple intelligence, merupakan kecerdasan yang berkaitan dengan gambar dan visualisasi. Kecerdasan ini juga dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk merasakan dunia visual spatial secara akurat dan menunjukkan kinerja transformasi terhadap persepsi. Kecerdasan ini tentunya melibatkan kemampuan anak dalam melakukan visualisasi gambar di dalam pikirannya atau membayangkannya dalam bentuk dua atau bahkan tiga dimensi secara nyata di dalam pikirannya. Individu yang memiliki kcerdasan spasial dapat memvisualisasikan secara jelas apa yang sedang dipikirkannya. Seorang anak yang mempunyai kecerdasan visual ruang akan mempunyai kemampuan menangkap kesan dan menggambarkan bentuk, ruang, warna, dan garis termasuk kemampuan mempersembahkan ide visual dan ruang secara grafis. Karakteristik lain yang mencirikan bahwa seseorang memilki kecerdasan spasial adalah kecepatannya dalam meperkirakan jarak dan ruang.
Image result for KECERDASAN SPASIAL
Seseorang yang mempunyai kecerdasan ini dapat menggambar di dalam pikirannya serta menuangkannya secara visual di atas kertas. Kecerdasan ini juga mampu membuat seseorang selalu sadar akan posisi relatifnya dalam koordinat ruang dan waktu. Orang yang tingkat kecerdasan visual ruangnya kurang akan selalu merasa bingung untuk mengingat jalan dan tempat dimana dia tinggal, meskipun dia sudah tinggal untuk jangka waktu yang sudah lama. Orang yang tersesat di perjalanan ialah orang yang mengalami disorientasi ruang. Mereka juga termasuk ke dalam golongan tak cerdas ruang dalam spasialnya Sementara mereka yang termasuk kedalam golongan cerdas ruang, mampu menggunakan warna secara sempurna, membaca peta dengan baik, serta mempunyai daya imajinasi yang sangat kuat.
Kecerdasan spasial ini dipengaruhi perkembangan kognitif anak. Contohnya, di bawah 7 tahun, selagi masih berada pada tahap konkret, anak hanya akan mencerna segala sesuatu yang bisa ditangkapnya dengan panca indera. Yakni bila objek tersebut bisa dilihat, dipegang, dicium, didengar dan dirasa. Kecerdasan spasial anak bisa terasah maksimal, tentu harus ada usaha, karena sifatnya abstrak, maka cara mengajarkannya juga harus dengan mengkonkretkannya agar mudah dipahami Keterampilan anak bermain lego (mainan 3 dimensi) menjadi awal pengembangan kecerdasan ini. Kecerdasan spasial ini dibutuhkan untuk profesi-profesi seperti arsitek, pilot, pelukis, pemahat

No comments:

Post a Comment